Oleh: Ari Sampit/wongtani | 9 Januari 2009

Budidaya Jeruk

 

kebun jeruk ku umur 3 tahun

kebun jeruk ku umur 3 tahun

BUDIDAYA JERUK

1. Pengolahan Media Tanam
Lahan yang akan ditanami dibersihkan dari tanaman lain atau sisa-sisa tanaman. Jarak tanam bervariasi untuk setiap jenis jeruk dapat dilihat pada data berikut ini: (a) Keprok dan Siem jarak tanam 5 x 5 m; (b) Manis : jarak tanam 7 x 7 m; (c) Sitrun (Citroen) : jarak tanam 6 x 7 m; (d) Nipis : jarak tanam 4 x 4 m; (e) Grape fruit : jarak tanam 8 x 8 m; (f) Besar : jarak tanam (10-12) x (10-12) m.
Lubang tanam dibuat 2 minggu sebelum tanam. Tanah bagian dalam dipisahkan dengan tanah dari lapisan atas. Tanah berasal dari lapisan atas dicampur dengan 1-2 kg pupuk kandang dan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakkan.
Pengembangbiakan Natural GLIO : 1-2 kemasan Natural GLIO dicampur 50-100 kg pupuk kandang untuk lahan 1000 m2. Selanjutnya didiamkan di tempat yang terlindung dari sinar matahari + 1 minggu dengan selalu menjaga kelembabannya dan sesekali diaduk (dibalik).

3.1.2.2. Teknik Penanaman
Bibit jeruk dapat ditanam pada musim hujan atau musim kemarau jika tersedia air untuk menyirami, tetapi sebaiknya ditanam diawal musim hujan. Sebelum ditanam, perlu dilakukan: (a) Pengurangan daun dan cabang yang berlebihan; (b) Pengurangan akar; (c) Pengaturan posisi akar agar jangan ada yang terlipat.
Setelah bibit ditanam, siramkan pupuk POC NASA yang telah dicampur air secara merata dengan dosis ± 1 tutup POC NASA per liter air setiap pohon. Hasil akan lebih bagus jika menggunakan SUPER NASA. Adapun cara penggunaan SUPER NASA adalah sebagai berikut: 2botol SUPER NASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap
1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi disiramkan setiap pohon.

IV. PEMELIHARAAN TANAMAN

4.4. Pemangkasan
Pemangkasan bertujuan untuk membentuk tajuk pohon dan menghilangkan cabang yang sakit, kering dan tidak produktif. Dari tunas-tunas awal yang tumbuh biarkan 3-4 tunas pada jarak seragam yang kelak akan membentuk tajuk pohon. Pada pertumbuhan selanjutnya, setiap cabang memiliki 3-4 ranting atau kelipatannya. Bekas luka pangkasan ditutup dengan fungisida atau lilin untuk mencegah penyakit. Sebaiknya celupkan dulu gunting pangkas ke dalam alkohol. Ranting yang sakit dibakar atau dikubur dalam tanah.
4.5. Pemupukan Susulan

Umur
(tahun)

Dosis Pupuk Makro (gr/pohon)

Urea

TSP

KCl

1

80

170

170

2

160

325

250

3

250

500

325

4

325

170

425

5

400

210

500

6

500

250

600

7

600

300

700

8

700

325

780

9

780

390

850

10

850

425

900

>10

Sebaiknya dilakukan analisis tanah

Dosis POC NASA mulai awal tanam :

0-3

2-3 tutup/diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang setiap 4-5 bulan sekali (sesekali bisa disemprot ke daun)

>3

3-4 tutup/diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang setiap 3-4 bulan sekali (sesekali bisa disemprot ke daun)


Catatan: Pada umur < 12 bulan,Akan Lebih baik pemberian diselingi/ditambah SUPER NASA 2-3 kali/tahun dosis 2 botol untuk + 200 pohon. Cara lihat pada Teknik Penanaman (Point 3.1.2.2.).Pada umur 12 bulan keatas POP SUPERNASA diganti dengan POWER NUTRITION untuk memacu pembngaan dan pembuahan.
4.6. Penggunaan Hormonik
Hormonik dapat diberikan terutama setelah tanaman berumur 2 tahun, atau diberikan sejak awal lebih bagus. Caranya melalui penyemprotan bersama dengan POC NASA (4-5 tutup POC NASA ditambah 1 tutup Hormonik).
4.8. Penjarangan Buah
Pada saat pohon jeruk berbuah lebat, perlu dilakukan penjarangan supaya pohon mampu mendukung pertumbuhan, bobot buah serta kualitas buah. Buah yang dibuang meliputi buah sakit, tidak terkena sinar matahari (di dalam kerimbunan daun) dan kelebihan buah di dalam satu tangkai. Hilangkan buah di ujung kelompok buah dalam satu tangkai utama dan sisakan hanya 2-3 buah.
V. Hama dan Penyakit
5.1. Hama
a. Kutu loncat (Diaphorina citri.)
Bagian diserang : tangkai, kuncup daun, tunas, daun muda. Gejala: tunas keriting, tanaman mati. Pengendalian: menggunakan PESTONA atau Natural BVR. Penyemprotan dilakukan menjelang dan saat bertunas, buang bagian yang terserang.
b. Kutu daun (Toxoptera citridus aurantii, Aphis gossypii.)
Bagian diserang : tunas muda dan bunga. Gejala: daun menggulung dan membekas sampai daun dewasa. Pengendalian: menggunakan PESTONA atau Natural BVR.
c. Ulat peliang daun (Phyllocnistis citrella.)
Bagian diserang : daun muda. Gejala: alur melingkar transparan atau keperakan, tunas/daun muda mengkerut, menggulung, rontok. Pengendalian: semprotkan dengan PESTONA. Kemudian daun dipetik dan dibenamkan dalam tanah.
d. Tungau (Tenuipalsus sp. , Eriophyes sheldoni Tetranychus sp)
Bagian diserang : tangkai, daun dan buah. Gejala: bercak keperak-perakan atau coklat pada buah dan bercak kuning atau coklat pada daun. Pengendalian: semprotkan PESTONA atau Natural BVR.
e. Penggerek buah (Citripestis sagittiferella.)
Bagian diserang : buah. Gejala: lubang gerekan buah keluar getah. Pengendalian: memetik buah yang terinfeksi, disemprot PESTONA pada buah berumur 2-5 minggu.
f. Kutu penghisap daun (Helopeltis antonii.)
Bagian diserang : tunas, daun muda dan pentil. Gejala: bercak coklat kehitaman dengan pusat berwarna lebih terang pada tunas dan buah muda, bercak disertai keluarnya cairan buah yang menjadi nekrosis. Pengendalian: semprotkan PESTONA

5.2. Penyakit
a. CVPD
Penyebab: Bacterium like organism dengan vektor kutu loncat Diaphorina citri. Bagian yang diserang: silinder pusat (phloem) batang. Gejala: daun sempit, kecil, lancip, buah kecil, asam, biji rusak dan pangkal buah oranye. Pengendalian: gunakan bibit tanaman bebas CVPD. Lokasi kebun minimal 5 km dari kebun jeruk yang terserang CVPD. Gunakan Pestona atau Natural BVR untuk mengendalikan vektor.
d. Kudis
Penyebab: jamur Sphaceloma fawcetti. Bagian diserang : daun, tangkai atau buah. Gejala: bercak kecil jernih yang berubah menjadi gabus berwarna kuning atau oranye. Pengendalian: pemangkasan teratur, gunakan Natural GLIO pada awal tanam.

Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki.

sumber www.agro-nasa.com

About these ads

Responses

  1. Terimksh pak, atas smua jwbnya yg sangat bergn bg sy. Maaf pak sy mau tanya lg.sy khan nanam jeruk lg tgl 20 nop kmarin tanam.menrt bpk kpn sy harus memupuk dan mengobat awal?soale slama sy.cm ikut2an org aja,g punya panduan khusus.sy pingin menerapkn ilmu bpk. Trims ya pak.

    Suka

  2. Sy mau tanya lg mas,rumput di bwh phn jeruk, sy biarkn tumbh lebat sampe selutut.apkh rumpt tsbt akan membwh penyakit,?

    Suka

    • sesuatu yg berlebih pasti akan membawa yg tidak baik mbak, kendalikan saja dengan memotong, dan hindari penggunaan herbisida kalau masih bisa dengan cara mekanis….untuk menjadi inang penyakit mungkin saja…yg pasti persaingan hara akan terjadi, sebagian petani tidak memusnahkan rumput untuk membantu kontrol kekurangan air saat kemarau, trims mbak….

      Suka

  3. Terima kasih.. Sangat membantu!

    Suka

  4. Terimakasih atas semua tip2nya yg sangat berguna buat sy.

    Suka

  5. Sy jg petani jeruk,lokasi sy di kab.jember. Untuk meningktkn rs manis langkh apa yg sy lakukn?

    Suka

    • manfaat kan power nutrisi mbak…berikanlah 15-25 gram per pohon dikocorkan…

      Suka

  6. berapa thn jeruk nipis bisa brbuah klo ditanam dari bijinya??

    Suka

  7. ayo menanam jeruk di kebun kita,,,

    (http://dyanzaa06.student.ipb.ac.id/)

    Suka

  8. Evril. waduh mbak aku belum hitung nih karena memang baru mulai tanam jeruk, disini harga jeruk konsumsi rp. 5.000/kg di petni, kalau jeruk yg buat perasan/es jeruk cuman 2.000/kg. Harga bibit 8.000 perbatang. Berproduksi baik muli umur 3 tahun. Nah akau baru tanam 200 batang aja he he he…untuk uji coba…
    Mas Ibnoe; wah mungkin saja yah karena yg panen gak keliatan jeruknya jadi metiknya gak bener he he he , ah gak juga mas….kalau malam dipanen ya aneh aja eui….

    Suka

  9. Saya mau tanya apa benar bila buah jeruk dipetik pada malam hari menyebabkan pohon jeruk tersebut mati?

    Suka

  10. pak…
    untuk analis BEP nya….
    keuntungan yang di dapatkan dari budidaya jeruk ini, mohon diperjelas pak????
    trimakasiiiiih…

    Suka


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 519 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: