Oleh: wongtani | 17 Januari 2009

SAPONEN

Saponen, kaya ampas teh namun keongpun keok dah!Sepintas seperti kompos kering yang konon dari ampas teh karena aku belum sempat cari literaturnya apa sebenarnya bahan baku racun ini, namun tidak bisa dipungkiri hasilnya memang memuaskanku.  Dendamku terhadap sang Biang Kerok (keong emas) tersalurkan sudah.

Cukup taburkan saja Saponen pada lahan sawah dengan air macak-macak /sedang maka tak lama keong mulai mabuk dan mati, atau bisa campurkan pupuk saat aplikasi pupuk dasar.  Cara terbaik adalah dengan membuat alur parit ataupun lubang perangkap ditempat tertentu terutama derah yang agak dalam, saat air kita keringkan keong akan berkumpul di lubang dan parit, kalau dah gitu taburkan aja Saponen.  Cara ini lebih menghemat Saponen mengingat harga didaerahku Satu karung 25 kg Rp. 125.000,- itu harga damai antar teman  lho???

Saponen 25 Kg


Tanggapan

  1. Penggunaan Saponen yang baik itu sebenarnya cukup ditaburkan saja atau harus dicampur dulu dengan air pak? bingung ada yang bilang seperti itu. di daerah saya serangan keong mas ini mulai melanda.

    • pengalaman saya mas, untuk berhemat….buatlah parit atau cerukan di sawah..boleh dipinggir dan dimana saja, kemudian keringkan sawah..maka keong akan berkumpul di dalam cerukan/parit yg kita buat…langsung saja taburin saponen…keong akan mati dan hemat saponen.

  2. Di Jakarta ada Gak Ya… ?

    • wah gak tau nih…..diwilayah yg ada tambaknya mestinya ada tuh….


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.