Oleh: wongtani | 17 Januari 2009
SAPONEN
Sepintas seperti kompos kering yang konon dari ampas teh karena aku belum sempat cari literaturnya apa sebenarnya bahan baku racun ini, namun tidak bisa dipungkiri hasilnya memang memuaskanku. Dendamku terhadap sang Biang Kerok (keong emas) tersalurkan sudah.
Cukup taburkan saja Saponen pada lahan sawah dengan air macak-macak /sedang maka tak lama keong mulai mabuk dan mati, atau bisa campurkan pupuk saat aplikasi pupuk dasar. Cara terbaik adalah dengan membuat alur parit ataupun lubang perangkap ditempat tertentu terutama derah yang agak dalam, saat air kita keringkan keong akan berkumpul di lubang dan parit, kalau dah gitu taburkan aja Saponen. Cara ini lebih menghemat Saponen mengingat harga didaerahku Satu karung 25 kg Rp. 125.000,- itu harga damai antar teman lho???

Like this:
Be the first to like this post.
Ditulis dalam Hama dan penyakit | Kaitkata: Keong emas
Penggunaan Saponen yang baik itu sebenarnya cukup ditaburkan saja atau harus dicampur dulu dengan air pak? bingung ada yang bilang seperti itu. di daerah saya serangan keong mas ini mulai melanda.
Oleh: Afrokhi on 13 November 2010
at 16:31
pengalaman saya mas, untuk berhemat….buatlah parit atau cerukan di sawah..boleh dipinggir dan dimana saja, kemudian keringkan sawah..maka keong akan berkumpul di dalam cerukan/parit yg kita buat…langsung saja taburin saponen…keong akan mati dan hemat saponen.
Oleh: wongtani on 13 November 2010
at 18:18
Di Jakarta ada Gak Ya… ?
Oleh: pemuda on 26 Agustus 2010
at 17:43
wah gak tau nih…..diwilayah yg ada tambaknya mestinya ada tuh….
Oleh: wongtani on 26 Agustus 2010
at 19:36