Oleh: Ari Sampit/wongtani | 3 Agustus 2009

DESKRIPSI VARIETAS PADI “yang pernah kutanam”

CIGEULIS

CIGEULIS

  • Nomor seleksi : S3429-4D-PN-1-1-2
  • Asal persilangan : Ciliwung/Cikapundung//IR64
  • Golongan : Cere
  • Umur tanaman : 115-125 hari
  • Bentuk tanaman : Tegak
  • Tinggi tanaman : 100 – 110 cm
  • Anakan produktif : 14 – 16 batang
  • Warna kaki : Hijau
  • Warna batang : Hijau
  • Warna telinga daun : Tidak berwarna
  • Warna lidah daun : Tidak berwarna
  • Warna daun : Hijau
  • Muka daun : Agak kasar
  • Posisi daun : Tegak
  • Daun bendera : Tegak
  • Bentuk gabah : Panjang ramping
  • Warna gabah : Kuning bersih
  • Kerontokan : Sedang
  • Kerebahan : Sedang
  • Tekstur nasi : Pulen
  • Kadar amilosa : 23%
  • Bobot 1000 butir : 28 g
  • Rata-rata hasil : 5,0 t/ha
  • Potensi hasil : 8,0 t/ha
  • Ketahanan terhadap Hama : Tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan rentan biotipe 3
  • Ketahanan terhadap Penyakit : Tahan terhadap hawar daun bakteri strain IV
  • Anjuran tanam : Baik ditanam pada musim hujan dan kemarau, cocok ditanam pada lokasi di bawah 600 meter di atas permukaan laut

CIBOGO

CIBOGO

  • Nomor seleksi : S3382-2D-PN-16-3-KP-1
  • Asal persilangan : S487B-75/2*IR19661-131-3-1//2*IR64
  • Golongan : Cere
  • Umur tanaman : 115 – 125 hari
  • Bentuk tanaman : Tegak
  • Tinggi tanaman : 100 -120 cm
  • Anakan produktif : 12 – 19 batang
  • Warna kaki : Hijau tua
  • Warna batang : Hijau muda
  • Warna telinga daun : Tidak berwarna
  • Warna lidah daun : Tidak berwarna
  • Warna daun : Hijau
  • Muka daun : Kasar pada bagian permukaan sebelah bawah
  • Posisi daun : Tegak (lebih tegak dari Konawe)
  • Daun bendera : Tegak panjang (menutup malai)
  • Bentuk gabah : Panjang ramping
  • Warna gabah : Kuning bersih
  • Kerontokan : Agak tahan
  • Kerebahan : Sedang
  • Tekstur nasi : Pulen
  • Kadar amilosa : 24 %
  • Bobot 1000 butir : 28 g
  • Rata-rata hasil : 7,0 t/ha
  • Potensi hasil : 8,1 t/ha
  • Ketahanan terhadap Hama : Tahan wereng coklat biotipe 2, agak tahan wereng coklat biotipe 3
  • Ketahanan terhadap Penyakit : Agak tahan tehadap hawar daun bakteri strain IV, rentan terhadap penyakit tungro
  • Sifat khusus : Rendemen giling dan rendemen beras kepala, dan keterawangan lebih tinggi dari IR64.
  • Anjuran tanam : Baik ditanam pada lahan sawah sampai 800 meter di atas permukaan laut yang tidak endemik hama wereng coklat dan penyakit virus tungro.
MEKONGGA
MEKONGGA
  • Nomor seleksi : S4663-5D-KN-5-3-3
  • Asal persilangan : A2790/2*IR64
  • Golongan : Cere
  • Umur tanaman : 116-125 hari
  • Bentuk tanaman : Tegak
  • Tinggi tanaman : 91-106 cm
  • Anakan produktif : 13-16 batang
  • Warna kaki : Hijau
  • Warna batang : Hijau
  • Warna telinga daun : Tidak berwarna
  • Warna lidah daun : Tidak berwarna
  • Warna daun : Hijau
  • Muka daun : Agak kasar
  • Posisi daun : Tegak
  • Daun bendera : Tegak
  • Bentuk gabah : Ramping panjang
  • Warna gabah : Kuning bersih
  • Kerontokan : Sedang
  • Tekstur nasi : Pulen
  • Kadar amilosa : 23 %
  • Bobot 1000 butir : 28 g
  • Rata-rata hasil : 6,0 t/ha
  • Potensi hasil : 8,4 t/ha
  • Ketahanan terhadap Hama : Agak tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan 3
  • Ketahanan terhadap Penyakit : Agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain IV
  • Anjuran tanam : Baik ditanam di lahan sawah dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl
About these ads

Responses

  1. apakah ada buku yang membahas khusu tentang varietas2 padi??
    klo tau mhon petunjuknya om
    thnks. . . .

    Suka

  2. semua varietas yg ada sy sudah pernah coba tanam kecuali mikongga yg baru musim ini mau tanam,hasilnya rata rata sama ,yg disayangkan adalah harga jualnya biasanya kl panen raya harga gabah selalu droop ,bagi kita kaum petani berharap harga gabah stabil tidak naik turun kl naik gak seberapa tapi kl turun sangat tajam

    Suka

    • yap hasilnya gak jauh-jauh bedanya hanya tinggal selera terhadap tampilan dan rasa nasinya saja mas, soal harga sama saja saat panen raya anjlok…petani jadi obyekan terus….”kapan bisa makmurnya yah….sudah tanam luas, bisa produksi tinggi “direwagi” kerja super keras eh….harganya gak da yg jamin ?”
      Saat ini Ciherang dan varietas diatas mulai kusarankan ditinggal diganti dengan varietas baru Inpara (inbrida padi rawa) yg cocok didaerah pasang surut dan tanah masam (ph 5 sd 4 ). Sedang saya perbanyak semoga bermanfaat bagi kawan 2 petani di daerahku.

      Suka

  3. Mbak Irma, kedua varietas itu rasanya belum dilepas mentri jadi mungkin masih padi lokal ya mbak karena setahu saya gak ada tuh kedua varietas tersebut dibuku deskripsi milik balitpa sukamandi.
    demikian infonya mbak…

    Suka

  4. kalau deskripsi tan.padi varietas superwin dan sultan bagaimana yah?

    Suka

  5. Mbak Iis Risa M, wah setahu saya ini padi dataran rendah sampai sedang yah…jadi semakin panas dan lama penyinaran sang matahari makin bagus dong mbak….. untuk kisaran suhu yg optimal aku belum ngerti nih he he he maklum petani.

    Suka

  6. berapa kisaran suhu untuk menanam tanaman varietas ini agar menghasilkan hasil yang optimal?

    Suka

  7. sami sami .. :)

    Suka

  8. Maturnuwun….semoga ada manfaatnya njeh…

    Suka

  9. wahwahh ,,
    apiik tenan ..
    cocok kanggo referensi wong tani .. hhehe

    Suka


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 519 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: