<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Petaniku dan Nasa</title>
	<atom:link href="http://wongtaniku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wongtaniku.wordpress.com</link>
	<description>Kerja Keras dan Bersyukur</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 08:19:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='wongtaniku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/07401a229b2b4bb7d4c830c9c6b5e391?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Petaniku dan Nasa</title>
		<link>http://wongtaniku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://wongtaniku.wordpress.com/osd.xml" title="Petaniku dan Nasa" />
	<atom:link rel='hub' href='http://wongtaniku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mulai atau dimulai&#8230;.</title>
		<link>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/11/24/mulai-atau-dimulai/</link>
		<comments>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/11/24/mulai-atau-dimulai/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2011 06:16:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongtani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita sekitar kita]]></category>
		<category><![CDATA[poc nasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongtaniku.wordpress.com/?p=1927</guid>
		<description><![CDATA[Mulai atau dimulai ya, dimulai bukankah sejak lama sudah mulai ??? jadi baiknya ya kembali menulis aja , kalau gak begitu makin pasif aja dan blognya makin merosot diranking mbah Goggle ! Satu musim kini lewat, asik pada aktivitas keseharian melewatkan kesempatan menulis di blog ini.  Memang kuakui, menterjemahkan kegiatan keseharian di dunia pertanian lingkup [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1927&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mulai atau dimulai ya, dimulai bukankah sejak lama sudah mulai ??? jadi baiknya ya kembali menulis aja , kalau gak begitu makin pasif aja dan blognya makin merosot diranking mbah Goggle !</p>
<p><a href="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/11/p4102635.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1931" title="NASA OYEEE !!!!!" src="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/11/p4102635.jpg?w=150&#038;h=112" alt="NASA....OKEEE.!!!!" width="150" height="112" /></a>Satu musim kini lewat, asik pada aktivitas keseharian melewatkan kesempatan menulis di blog ini.  Memang kuakui, menterjemahkan kegiatan keseharian di dunia pertanian lingkup kecil disekelilingku ternyata tidak mudah juga&#8230;padahal sangat banyak momentum yang mestinya bisa diangkat untuk di bagi bersama sebagai tambahan wacana atau  bahan diskusi, eh ini malah asik &#8220;cangkruk&#8221; ( santai sambil ngobrol} dengan kawan petani.  Tapi sungguh mengasikkan bagi yang merasakan nikmatnya bergumul dengan tanah dan tanaman yang bagi sebagian orang ini cuman aktivitas yang mengundang bau (bau keringat, bau pupuk kandang dll.) he he he he&#8230;..</p>
<p>Musim kemarau &#8216;saat sulit&#8217;  juga &#8216;saat panen laba&#8217;,  kondisi pertanaman memang butuh di perjuangkan untuk bisa mendapatkan suplai air.  Suplai air yang diperoleh dari sungai ataupun sumur bor, tak masalah tambahan biaya produksi masih tertutupi dengan harga produk panen yang tinggi, tapi tak semua petani bisa sehingga kemarau panjang bisa berakibat pada ketahanan modal mereka.  Modal bertani dengan terpaksa terkikis untuk keperluan dapur dan anak-anak, namun kerja keraslah yang menutupi kekawatiran itu sehingga menunggu musim hujan tiba mereka tetap bertahan.</p>
<p><a href="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/11/img-20111117-00135.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1929" title="bunga gambas" src="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/11/img-20111117-00135.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Kini bumi sampit kembali terguyur air, semua menghijau kembali, semua sibuk menata lahan dan komoditi yang  mereka usahakan.  Kegembiraan ini terasakan dengan hijaunya lagi ladang petani, namun kelimpahan air dan kemudahan berbudidaya karena dukungan musim berbanding terbalik juga dengan kondisi pasar, harga pun cenderung turun mengingat melimpahnya produksi petani.  Tetap disadari mereka dan tetap bersyukur saja, karena sekarang pedagangpun telah lebih bijak dengan mengambil keuntungan kecil bila harga anjlok dan bisa mengambil keuntungan yang pantas jika harga baik.</p>
<p><a href="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/11/img-20111114-00096.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1930" title="Persiapan Tanam Padi Okmar 2011 (BBU)" src="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/11/img-20111114-00096.jpg?w=150&#038;h=112" alt="Balai Benih Utama Sei Peang 2011" width="150" height="112" /></a>Sementara pada pertanaman padi, jelas mengalami jadwal tanam yang mundur.  Kemarau panjang tahun ini juga berakibat pada turunnya pH tanah menjadi lebih Asam, terlihat dari indikasi menguningnya hingga mati beberapa vegetasi yang ada.  Menunggu waktu yang tepat adalah solusinnya kata mereka, dan waktu yang tepat itupun tiba di akhir nopember.  Selamat berkeringat kembali teman-teman, semoga padi gogo dan padi sawah seluas 4475 Ha melalu SLPTT 2011 ini sukses, sehingga menambah daya dorong ketahanan pangan dan swasembada beras di Kabupaten Kotawaringin Timur.</p>
<br />Filed under: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/berita-sekitar-kita/'>Berita sekitar kita</a> Tagged: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/tag/poc-nasa/'>poc nasa</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongtaniku.wordpress.com/1927/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongtaniku.wordpress.com/1927/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongtaniku.wordpress.com/1927/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongtaniku.wordpress.com/1927/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongtaniku.wordpress.com/1927/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongtaniku.wordpress.com/1927/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongtaniku.wordpress.com/1927/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongtaniku.wordpress.com/1927/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongtaniku.wordpress.com/1927/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongtaniku.wordpress.com/1927/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongtaniku.wordpress.com/1927/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongtaniku.wordpress.com/1927/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongtaniku.wordpress.com/1927/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongtaniku.wordpress.com/1927/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1927&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/11/24/mulai-atau-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>-2.531114 112.956200</georss:point>
		<geo:lat>-2.531114</geo:lat>
		<geo:long>112.956200</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ab982a4e6dcccf5363df106884f86e2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongtani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/11/p4102635.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">NASA OYEEE !!!!!</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/11/img-20111117-00135.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bunga gambas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/11/img-20111114-00096.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Persiapan Tanam Padi Okmar 2011 (BBU)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Idul Fitri di Sampit</title>
		<link>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/08/30/idul-fitri-di-sampit/</link>
		<comments>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/08/30/idul-fitri-di-sampit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Aug 2011 13:08:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongtani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita sekitar kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongtaniku.wordpress.com/?p=1918</guid>
		<description><![CDATA[Lebaran tahun 2011 di Sampit terasa agak panas dan sesak&#8230;.panas karena kemarau dan sesak karena asap kebakaran lahan&#8230;., ini sih biasa ya&#8230;tetap saja lebaran sangat dinantikan semuanya. Tetap saja anak2 begitu cerianya berlarian dan saling pamer cerita besok aku pakai baju baru dan uangku bakalan banyak hi hi hi&#8230;. Perbedaan sudah juga barang biasa ya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1918&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1919" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/08/la.jpg"><img class="size-full wp-image-1919" title="lebaran di sampit" src="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/08/la.jpg?w=500" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">met lebaran....</p></div>
<p>Lebaran tahun 2011 di Sampit terasa agak panas dan sesak&#8230;.panas karena kemarau dan sesak karena asap kebakaran lahan&#8230;., ini sih biasa ya&#8230;tetap saja lebaran sangat dinantikan semuanya. Tetap saja anak2 begitu cerianya berlarian dan saling pamer cerita besok aku pakai baju baru dan uangku bakalan banyak hi hi hi&#8230;.</p>
<p>Perbedaan sudah juga barang biasa ya namun tetap satu jua semangatnya,  coba lihat semaraknya kembang api&#8230;berbeda warna juga suara..namun semua mewarnai Hari Kemenangan buat Umat Muslim&#8230;</p>
<p>Selamat berkumpul kembali para keluarga, selamat menikmati canda ria dan mengenang masa kecilnya&#8230;.dan menangis saling melepaskan maaf &#8230;.menangis dalam&#8221; sungkem&#8221; kepada Bapak dan Ibu tercinta&#8230;.mendekap erat mereka&#8230;,  mendekap erat harapan baru&#8230;dengan semangat yang diperbaharukan&#8230;.Hari Kemenangan ini milik kita !</p>
<p>SELAMAT IDUL FITRI 1432 H.</p>
<p>SEMANGAT PAGI !!!&#8230;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />Filed under: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/berita-sekitar-kita/'>Berita sekitar kita</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongtaniku.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongtaniku.wordpress.com/1918/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongtaniku.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongtaniku.wordpress.com/1918/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongtaniku.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongtaniku.wordpress.com/1918/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongtaniku.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongtaniku.wordpress.com/1918/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongtaniku.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongtaniku.wordpress.com/1918/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongtaniku.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongtaniku.wordpress.com/1918/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongtaniku.wordpress.com/1918/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongtaniku.wordpress.com/1918/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1918&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/08/30/idul-fitri-di-sampit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-2.531114 112.956200</georss:point>
		<geo:lat>-2.531114</geo:lat>
		<geo:long>112.956200</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ab982a4e6dcccf5363df106884f86e2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongtani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/08/la.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lebaran di sampit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ENBEPE, Solusi Otak Cerdas dan Sehat</title>
		<link>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/04/11/enbepe-solusi-otak-cerdas-dan-sehat/</link>
		<comments>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/04/11/enbepe-solusi-otak-cerdas-dan-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Apr 2011 05:46:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongtani</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongtaniku.wordpress.com/?p=1910</guid>
		<description><![CDATA[Konsentrasi belajar dapat dibantu oleh berbagai nutrisi yang telah terbukti meningkatkan fungsi otak. Banyak dari nutrisi ini telah ditunjukkan untuk mengerahkan efek mereka pada korteks frontal otak. Korteks frontal juga area yang diyakini terlibat dengan ‘cara konsentrasi belajar‘. Oleh karena itu, sebagian besar suplemen ini biasanya disebut sebagai pil konsentrasi. &#160; Suplemen ini telah digunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1910&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1911" class="wp-caption alignleft" style="width: 181px"><a href="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/04/enbepe.jpg"><img class="size-medium wp-image-1911" title="enbepe" src="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/04/enbepe.jpg?w=171&#038;h=300" alt="" width="171" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">ENBEPE</p></div>
<p style="text-align:justify;">Konsentrasi belajar dapat dibantu oleh berbagai nutrisi yang telah terbukti meningkatkan fungsi otak. Banyak dari nutrisi ini telah ditunjukkan untuk mengerahkan efek mereka pada korteks frontal otak. Korteks frontal juga area yang diyakini terlibat dengan ‘cara konsentrasi belajar‘. Oleh karena itu, sebagian besar suplemen ini biasanya disebut sebagai pil konsentrasi.</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Suplemen ini telah digunakan untuk meningkatkan kemampuan otak untuk melaksanakan tugas-tugas berpikir tingkat tinggi seperti matematika dan / atau penalaran spasial. Laporan anekdotal menunjukkan bahwa orang mengkonsumsi suplemen ini untuk meningkatkan konsentrasi dalam belajar dan / atau untuk meningkatkan kinerja mereka pada ujian akademik.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengguna juga melaporkan bahwa mereka tampil lebih baik pada ujian ini dibandingkan ujian mereka sebelumnya. Berdasarkan laporan-laporan ini dikombinasikan dengan data dari studi ilmiah menyarankan untuk mengkonsumsi suplemen tersebut secara bijaksana, dan dari sumber yang alami yang mungkin benar-benar memiliki kemampuan untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara teori berikut cara kerjanya, suplemen otak meningkatkan jumlah neurotransmiter yang tersedia di dalam otak. Hal ini memungkinkan untuk sinyal-sinyal listrik di otak yang akan ditransfer secara lebih efisien. Peningkatan jumlah neurotransmiter di otak diyakini untuk merangsang wilayah otak yang sebelumnya kurang aktif. Selain itu, suplemen l ini dapat membantu untuk mendukung integritas struktural sel saraf.  Hal ini memungkinkan untuk meningkatkan komunikasi dari sinyal listrik antara neuron rantai panjang.</p>
<p style="text-align:justify;">Hasilnya adalah transmisi sinyal peningkatan di bidang otak yang bertanggung jawab untuk berkonsentrasi. Oleh karena itu lebih dari masuk akal bahwa suplemen otak dapat membantu dalam berkonsentrasi belajar. Karena otak merupakan pusat dan pengatur dari semua metabolisme dan system kerja tubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Otak mempunyai hubungan yang erat dengan berbagai macam pancaindera, khususnya indera penglihatan (mata) dan indera pendengaran (telinga) sebagai bagian yang penting dalam proses belajar (mendengar dan melihat serta mengingat). Kondisi otak yang sehat turut mendukung kesehatan mata dan telinga. Dan mengkonsumsi ENBEPE secara teratur akan membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi belajar, bahkan menghindarkan serangan radikal bebas yang dapat berpengaruh negatif terhadap otak manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">ENBEPE juga membantu otak Anda bekerja lebih relaks karena aliran darah dan pasokan oksigen menuju otak berjalan sangat lancar, tidak mudah stress, sehingga emosi menjadi lebih stabil.</p>
<p>Sumber : <a href="http://www.facebook.com/akunasa#!/photo.php?fbid=102852969770899&amp;set=a.102262629829933.1776.100001385889521&amp;theater" target="_blank">Mochahsanto Ali Nasa</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/kesehatan/'>KESEHATAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongtaniku.wordpress.com/1910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongtaniku.wordpress.com/1910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongtaniku.wordpress.com/1910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongtaniku.wordpress.com/1910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongtaniku.wordpress.com/1910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongtaniku.wordpress.com/1910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongtaniku.wordpress.com/1910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongtaniku.wordpress.com/1910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongtaniku.wordpress.com/1910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongtaniku.wordpress.com/1910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongtaniku.wordpress.com/1910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongtaniku.wordpress.com/1910/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongtaniku.wordpress.com/1910/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongtaniku.wordpress.com/1910/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1910&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/04/11/enbepe-solusi-otak-cerdas-dan-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>-2.531114 112.956200</georss:point>
		<geo:lat>-2.531114</geo:lat>
		<geo:long>112.956200</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ab982a4e6dcccf5363df106884f86e2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongtani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/04/enbepe.jpg?w=171" medium="image">
			<media:title type="html">enbepe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CRYSTAL-X</title>
		<link>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/04/09/crystal-x/</link>
		<comments>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/04/09/crystal-x/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2011 14:25:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongtani</dc:creator>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[CRYSTAL-X]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongtaniku.wordpress.com/?p=1901</guid>
		<description><![CDATA[Anda Mengalami Masalah dengan Daerah Kewanitaan Anda??Kendor, tidak Rapet, tidak keset, atau bahkan Keputihan, gatal-gatal, infeksi di sekitar Miss V anda??? atau masih ada masalah lain?? Berarti anda sedang mengalami masalah SERIUS, jangan anda biarkan Berlarut-larut!! kami menghadirkan Crystal-X “for Women” “Dapatkan Lagi Kehangatan, Gairah, Greng, serta Gelora Bulan Madu Anda “Apakah Anda sangat mendambakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1901&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda Mengalami Masalah dengan Daerah Kewanitaan Anda??Kendor, tidak  Rapet, tidak keset, atau bahkan Keputihan, gatal-gatal, infeksi di  sekitar Miss V anda??? atau masih ada masalah lain?? Berarti anda sedang  mengalami masalah SERIUS, jangan anda biarkan Berlarut-larut!!<br />
kami menghadirkan Crystal-X “for Women”</p>
<p>“Dapatkan  Lagi Kehangatan, Gairah, Greng, serta Gelora Bulan Madu Anda “Apakah  Anda sangat mendambakan kembali hangatnya bulan madu, gairahnya bulan  madu, ‘greeng’nya bulan madu, geloranya bulan madu, dan sensasinya bulan  madu? INILAH RAHASIANYA..!!</p>
<div id="attachment_1902" class="wp-caption aligncenter" style="width: 140px"><a href="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/04/crystal-x.jpg"><img class="size-full wp-image-1902 " title="crystal x" src="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/04/crystal-x.jpg?w=500" alt=""   /></a><p class="wp-caption-text">CYSTAL-X, KEPUTIHAN DKK. BABLAS...! </p></div>
<p style="text-align:center;"><em><strong> </strong></em><em><strong></strong></em></p>
<p><em><strong>CRYSTAL-X</strong></em><br />
CARA PRAKTIS merawat,  memanjakan dan mengembalikan Kelenturan, Sensitifitas, vitalitas,  ‘kekuatan’ serta Daya Cengkeram bagian kewanitaan anda.<br />
Crystal-X  diramu dari tumbuhan dan bahan organik yang mengandung Sulfur,  Antiseptik, Minyak Vinieill. Bahan-bahan tersebut dipadatkan sehingga  dapat digunakan untuk membersihkan alat reproduksi wanita hingga  kedalam. sehingga memberikan manfaat yang lebih besar daripada hanya  sekedar membersihkan bagian luarnya saja.<br />
Crystal-X memiliki panjang 6 cm dengan diameter 1 cm dengan permukaan yang halus sehingga nyaman dan aman untuk digunakan.<br />
Untuk  pemakaian biasa ( 3 hari sekali ), Crystal-X dapat digunakan selama 2-3  bulan. karena kandungan bahan organiknya akan memberikan nutrisi kepada  dinding selaput vagina.<br />
Cukup basahi Natural Crystal X, masukkan ujungnya ke bagian kewanitaan anda, putar putar selama 10 kali.<br />
Lakukan setiap kali anda mandi dan sebelum serta sesudah berhubungan intim.<br />
DAN DAPATKAN SENSASINYA !!</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Manfaat lain dari  CRYSTAL X :</span></strong><br />
1. Mengaktifkan dan melenturkan kembali selaput vagina.<br />
2. Menambah kepekaan vagina terhadap daya rangsang.<br />
3. Membantu menghilangkan bau tidak sedap divagina.<br />
4. Membuat aroma vagina menjadi lebih menyegarkan.<br />
5. Membunuh kuman atau bakteri merugikan.<br />
6. Mencegah dan menyembuhkan keputihan.<br />
7. Membersihkan kerak atau kotoran di selaput vagina.<br />
8. Menyembuhkan iritasi diselaput vagina.<br />
9. Mencegah terjadinya kanker alat reproduksi wanita.<br />
<strong><span style="color:#008000;">Cara Pemakaian:</span></strong><br />
•	Basahi Crystal-X dengan air kemudian masukkan ke vagina sedalam 4 cm dan putar + 10 hitungan (10 detik).<br />
•	Keluarkan dan bersihkan dengan air, kemudian di lap dengan kain kering<br />
•	Simpan di box penyimpanannya di suhu yang normal.<br />
• 	Untuk masih gadis, rendam Crystal-X kedalam air kurang lebih 2 menit,  gunakan air rendaman untuk mencuci miss V secara teratur.<br />
<span style="color:#0000ff;"><strong>Dosis Pemakaian :</strong></span><br />
•	1 s/d 2 kali sehari sehabis mandi (untuk perawatan)<br />
•	Disarankan untuk dipakai 5 menit sebelum dan sesudah berhubungan intim<br />
Keterangan :  didalam produk sudah terdapat brosur cara pemakaian dan penyimpanan</p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Perhatian :</span></strong><br />
•	Tidak boleh di gunakan pada saat menstruasi atau masa kehamilan.</p>
<p>•	perlu dijaga atau hati-hati jangn sampai terjatuh karena sifatnya mudah pecah</p>
<p>•	Efek positif:  Keluar kotoran dari dalam vagina, vagina akan terasa menyempit</p>
<p>Jadi  Mulai Sekarang … Anda tidak perlu repot repot lagi menyediakan seduhan  sirih, minum obat kimia anti keputihan, minum sari rapet atau bahkan  gurah vagina ataupun yang lainnya!!<br />
<em><span style="color:#008000;">Cukup dengan keajaiban satu  batang stick ajaib NATURAL CRYSTAL X seharga Rp. 200.000 (harga resmi  belum termasuk ongkos kirim) anda sudah mendapatkan semua manfaat di  atas untuk kira kira selama 3 bulan tergantung penggunaan.</span></em></p>
<p><em><span style="color:#008000;"><strong>By Gudang Sidoarjo</strong><br />
</span></em></p>
<br />Filed under: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/kesehatan/'>KESEHATAN</a> Tagged: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/tag/crystal-x/'>CRYSTAL-X</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongtaniku.wordpress.com/1901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongtaniku.wordpress.com/1901/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongtaniku.wordpress.com/1901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongtaniku.wordpress.com/1901/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongtaniku.wordpress.com/1901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongtaniku.wordpress.com/1901/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongtaniku.wordpress.com/1901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongtaniku.wordpress.com/1901/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongtaniku.wordpress.com/1901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongtaniku.wordpress.com/1901/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongtaniku.wordpress.com/1901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongtaniku.wordpress.com/1901/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongtaniku.wordpress.com/1901/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongtaniku.wordpress.com/1901/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1901&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/04/09/crystal-x/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>-2.531114 112.956200</georss:point>
		<geo:lat>-2.531114</geo:lat>
		<geo:long>112.956200</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ab982a4e6dcccf5363df106884f86e2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongtani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/04/crystal-x.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">crystal x</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Padi Sawah Inpari 13</title>
		<link>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/04/01/padi-inpari-13/</link>
		<comments>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/04/01/padi-inpari-13/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2011 08:15:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongtani</dc:creator>
				<category><![CDATA[yok tanam padi]]></category>
		<category><![CDATA[hormonik]]></category>
		<category><![CDATA[poc nasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongtaniku.wordpress.com/?p=1883</guid>
		<description><![CDATA[Varietas Inpari 13 Diluncurkan, KORAN JAKARTA, Kamis 31 Maret 2011 Sektor Pertanian I Tingkat Gagal Panen Petani Terus Menurun. JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) melepaskan varietas padi tahan hama Inpari 13 yang memiliki tingkat gagal panen akibat rontok yang lebih kecil dibandingkan padi jenis lain. Dengan rata-rata hasil panen 6,5 ton hingga 10 ton per [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1883&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Varietas Inpari 13 Diluncurkan, </strong></p>
<p>KORAN JAKARTA, Kamis 31 Maret 2011</p>
<p>Sektor Pertanian I Tingkat Gagal Panen Petani Terus Menurun.</p>
<p>JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) melepaskan varietas padi tahan hama Inpari 13 yang memiliki tingkat gagal panen akibat rontok yang lebih kecil dibandingkan padi jenis lain.  Dengan rata-rata hasil panen 6,5 ton hingga 10 ton per hektar, padi ini ditargetkan mampu mengganti padi varietas lain.  “Kami optimistis padi Inpari 13 mampu memberikan kontribusi surplus yang tinggi mengingat padi jenis ini mampu panen di atas rata-rata produksi padi jenis Ciherang maupun IR 64,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertanian Haryono di Jakarta, Rabu (30/3).</p>
<p>Haryono mengatakan sejauh ini padi jenis Ciherang hanya mampu panen sebesar enam ton,sedangkan padi berjenis IR 64 menghasilkan panen sebesar 5 ton per hektar. “Hasil penelitian kita tingkat loses Inpari 13 hanya 0,23 persen dan rontokan sebesar 0,25 persen.  Angka itu jauh lebih kecil dibandingkan data Badan Pusat Statistik (BPS) untuk padi jenis lain seperti Ciherang dan IR 64 dengan total potensi loses hasil panen mencapai 2,07 persen,” ujarnya.</p>
<p>Saat ini, kata Haryono, padi Inpari 13 sudah dikembangkan di beberapa kota, di antaranya Aceh, Medan, Sulawesi, dan Tulung Agung.  Dan dari pantauan di lapangan, katanya, petani mencari padi varietas ini karena tingkat panen yang dihasilkan per hektarenya lebih tinggi. Atas keberhasilan tersebut, maka Balitbang Kementan langsung meng instruksikan kepada Balai Besar Padi untuk menyediakan benih padi Inpari 13 di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi yang tersebar di 32 provinsi agar bisa digunakan oleh petani.</p>
<p>Pemulia Padi Varietas Inpari 13 Aan A Daradjat menyebut pelepasan padi Inpari ke masyarakat akan memicu peningkatan produktivitas padi.  Apalagi padi jenis ini bisa bertahan di lahan tadah hujan atau lahan kering. “<strong>Padi ini tahan serangan hama wereng batang cokelat biotipe I, II, dan III</strong>. Dari hasil penelitian saat uji coba rata- rata produksinya 6,5 ton per hektare di 20 wilayah yang diuji coba, tetapi saat dilepas di masyarakat produktivitasnya naik menjadi 7 – 10,4 ton per hektare,” ungkapnya.</p>
<p>Secara umum Data Balitbang menunjukkan luas tanam padi 2011 mencapai 12,8 juta hektare dengan dominasi pertanaman dari padi jenis ciherang sebesar 47 persen, dan sisanya diisi IR 64 dan puluhan padi varietas lain.  Gagal Panen Sementara itu seusai seminar Indonesia Berdaulat Pangan, Menteri Pertanian Suswono mengklaim tingkat gagal panen terus menurun.  “Gagal panen akibat serangan hama yang dialami petani terus menurun, angkanya saat ini tidak sampai satu persen. Dan Kementerian Pertanian juga sudah menyiapkan biaya pengganti untuk yang mengalami gagal panen itu,” ungkapnya.  Berdasarkan Inpres Nomor 5 Tahun 2011, kata Suswono, petani yang mengalami gagal panen padi, diberi kompensasi uang pengganti sebesar 2,6 juta perhektare dengan syarat lahan padi gagal panennya mencapai 75 persen.  Suswono menambahkan, proses pergantian atau kompensasi berupa uang itu diberikan dengan transparan dan pengawasanya dilakukan mulai dari tingkat dinas hingga kecamatan. Dengan kompensasi itu, diharapkan petani dapat melakukan pernanaman kembali.  “Sampai saat ini belum ada laporan petani gagal panen yang mengajukan biaya pengganti, namun saat ada laporan yang masuk kita akan lakukan verifi kasi dan uang pengganti akan kita transfer ke rekening kelompok,” paparnya. _ aan/E-13</p>
<p><em> </em></p>
<div id="attachment_1884" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><em> </em><em><a href="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/04/img00735-20110327-0813.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-1884" title="Inpari 13" src="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/04/img00735-20110327-0813.jpg?w=150&#038;h=112" alt="uji coba  Inpari 13 di Sampit" width="150" height="112" /></a></em><p class="wp-caption-text">aplikasi POC Nasa dan Hormonik pada tanaman Inpari 13</p></div>
<p>Semoga melalui uji coba pertanaman Inpari 13 yang ku lakukan memang memperlihatkan keunggulan tersebut, terutama kesesuain dan adaftasinya dengan kondisi lahan dengan tingkat kemasaman tanah dan pasang surut.  Bukan tidak mungkin akan menggantikan posisi Ciherang yang kurang disukai petani di Kab. Kotim karena banyak mengalami kendala selama masa pertumbuhanya (ari sampit).  Pemupukan Menggunakan Super Granule, POC Nasa dan Hormonik plus Urea, SP-18 dan KCL.</p>
<br />Filed under: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/yok-tanam-padi/'>yok tanam padi</a> Tagged: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/tag/hormonik/'>hormonik</a>, <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/tag/poc-nasa/'>poc nasa</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongtaniku.wordpress.com/1883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongtaniku.wordpress.com/1883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongtaniku.wordpress.com/1883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongtaniku.wordpress.com/1883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongtaniku.wordpress.com/1883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongtaniku.wordpress.com/1883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongtaniku.wordpress.com/1883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongtaniku.wordpress.com/1883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongtaniku.wordpress.com/1883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongtaniku.wordpress.com/1883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongtaniku.wordpress.com/1883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongtaniku.wordpress.com/1883/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongtaniku.wordpress.com/1883/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongtaniku.wordpress.com/1883/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1883&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/04/01/padi-inpari-13/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		<georss:point>-2.531114 112.956200</georss:point>
		<geo:lat>-2.531114</geo:lat>
		<geo:long>112.956200</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ab982a4e6dcccf5363df106884f86e2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongtani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/04/img00735-20110327-0813.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Inpari 13</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BUDIDAYA PADI SAWAH</title>
		<link>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/03/31/budidaya-padi-sawah/</link>
		<comments>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/03/31/budidaya-padi-sawah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 03:56:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongtani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknis Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[yok tanam padi]]></category>
		<category><![CDATA[hormonik]]></category>
		<category><![CDATA[padi]]></category>
		<category><![CDATA[pestona]]></category>
		<category><![CDATA[poc nasa]]></category>
		<category><![CDATA[supernasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongtaniku.wordpress.com/?p=1874</guid>
		<description><![CDATA[Produksi gabah di di Indonesia rata-rata  masih di angka  4 &#8211; 5 ton/ha PT. NATURAL NUSANTARA berupaya membantu tercapainya ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi padi berdasarkan asas kuantitas, kualitas dan kelestarian ( K-3 ). SYARAT TUMBUH Padi dapat tumbuh pada ketinggian 0-1500 mdpl dengan temperatur 19-270C , memerlukan penyinaran matahari penuh tanpa naungan. Angin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1874&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><a href="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/03/ari.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1877" title="Inpara 2" src="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/03/ari.jpg?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Produksi  gabah di di Indonesia rata-rata  masih di angka  4 &#8211; 5 ton/ha PT. NATURAL NUSANTARA  berupaya membantu tercapainya ketahanan pangan nasional melalui  peningkatan produksi padi berdasarkan asas kuantitas, kualitas dan  kelestarian ( K-3 ).</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>SYARAT TUMBUH</strong><br />
Padi  dapat  tumbuh  pada  ketinggian  0-1500  mdpl  dengan  temperatur 19-270C  , memerlukan penyinaran matahari penuh tanpa naungan. Angin berpengaruh  pada penyerbukan dan pembuahan. Padi menghendaki tanah lumpur yang  subur dengan ketebalan 18-22 cm dan pH tanah 4 &#8211; 7.</p>
<p><strong>PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA</strong><br />
<strong>A.Benih</strong><br />
Dengan  jarak tanam 25 x 25 cm per 1000 m2 sawah membutuhkan 1,5-3 kg. Jumlah  ideal benih yang disebarkan sekitar 50-60 gr/m2. Perbandingan luas tanah  untuk pembenihan dengan lahan tanam adalah 3 : 100, atau 1000 m2 sawah :  3,5 m2 pembibitan atau kebutuhan per ha benih padi sawah non hibrida 25 kg/ha (non SRI)<br />
<strong>B.Perendaman Benih</strong><br />
Sebelum disemai benih padi diseleksi dengan perendaman air plus garam, benih padi yang mengambang dibuang.  Benih padi yang sudah bersih direndam dengan POC NASA plus Hormonik  dan air, dosis 2 cc/lt air selama 6-12 jam. Tiriskan  dan masukkan karung goni,  Selanjutnya diperam menggunakan daun pisang atau karung plastik dan ditutup rapat  selama 1 &#8211; 2 malam hingga benih berkecambah serentak.<br />
<strong>C.Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian</strong><br />
Tebarkan Benih yang sudah berkecambah secara merata di bedeng persemaian, persemaian  diairi dengan berangsur sampai setinggi 3 &#8211; 5 cm. Setelah bibit berumur  7-10 hari dan 14-18 hari, dilakukan penyemprotan POC NASA dengan dosis 2  tutup/tangki.<span id="more-1874"></span><br />
<strong>D. Pemindahan benih</strong><br />
Bibit yang  siap dipindahtanamkan ke sawah berumur 15-20 hari, berdaun 5-7 helai,  batang bawah besar dan kuat, pertumbuhan seragam, tidak terserang hama  dan penyakit. Semakin muda bibit yang dipindah akan semakin baik dan menghasilkan jumlah anakan yang banyak.<br />
<strong>F. Pemupukan</strong><br />
Pemupukan seperti pada  tabel berikut, dosis pupuk sesuai dengan hasil panen yang diinginkan.  Semua pupuk makro dicampur dan disebarkan merata ke lahan sesuai dosis.<br />
Khusus  penggunaan Hormonik bisa dicampurkan dengan POC NASA kemudian  disemprotkan ( 3-4 tutup NASA + 1 tutup HORMONIK /tangki ). Hasil akan  bervariasi tergantung jenis varietas, kondisi dan jenis tanah, serangan  hama dan penyakit tanaman.</p>
<p>TABEL PENGGUNAAN POC NASA DAN SUPERNASA</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="6" width="660" height="21">
<div>Waktu Aplikasi</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="21">Jenis Pupuk</td>
<td>
<div>Olah Tanah (kg)</div>
</td>
<td>
<div>14 hari ( kg )</div>
</td>
<td>
<div>30 hari ( kg )</div>
</td>
<td>
<div>45 hari ( kg )</div>
</td>
<td>
<div>60 hari ( kg )</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">Urea</td>
<td>
<div>36,5</div>
</td>
<td>
<div>9</div>
</td>
<td>
<div>9</div>
</td>
<td>
<div>9</div>
</td>
<td>
<div>9</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">ZA</td>
<td>
<div>3,5</div>
</td>
<td>
<div>1</div>
</td>
<td>
<div>1</div>
</td>
<td>
<div>1</div>
</td>
<td>
<div>1</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">SP-36</td>
<td>
<div>6,5</div>
</td>
<td>
<div>1,5</div>
</td>
<td>
<div>1,5</div>
</td>
<td>
<div>1,5</div>
</td>
<td>
<div>1,5</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">KCl</td>
<td>
<div>20</div>
</td>
<td>
<div>5</div>
</td>
<td>
<div>5</div>
</td>
<td>
<div>5</div>
</td>
<td>
<div>5</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">Dolomit</td>
<td>
<div>13</div>
</td>
<td>
<div>3</div>
</td>
<td>
<div>3</div>
</td>
<td>
<div>3</div>
</td>
<td>
<div>3</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">SPR NASA</td>
<td>
<div>2 botol ( siram)</div>
</td>
<td>
<div>2 botol ( siram)</div>
</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="17"></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="6" height="18">Catatan : Dosis    produksi padi 1,2 – 1,7 ton/ 1000 M2  Gabah Kering Panen</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="709">
<tbody>
<tr>
<td colspan="5" width="711" height="21">
<div>Waktu Aplikasi</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="21">Jenis Pupuk</td>
<td>
<div>Olah Tanah (kg)</div>
</td>
<td>
<div>10–14 hari ( kg )</div>
</td>
<td>
<div>25–28 hari ( kg )</div>
</td>
<td>
<div>42–45 hari ( kg )</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">Urea</td>
<td>
<div>12</div>
</td>
<td>
<div>6</div>
</td>
<td>
<div>6</div>
</td>
<td>
<div>6</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">SP-36</td>
<td>
<div>10</div>
</td>
<td>
<div>50</div>
</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">KCl</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
<td>
<div>7</div>
</td>
<td>
<div>8</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">SPR NASA</td>
<td>
<div>1 botol (siram)</div>
</td>
<td>
<div>5</div>
</td>
<td>
<div>5</div>
</td>
<td>
<div>5</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">POC NASA</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
<td>
<div>4-5 ttp/tgk (semprot)</div>
</td>
<td>
<div>4-5 ttp/tgk (semprot)</div>
</td>
<td>
<div>4-5 ttp/tgk (semprot)</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="17"></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="5" height="22">Catatan : Dosis    produksi padi 0,8 – 1,1 ton/ 1000 M2  Gabah Kering Panen</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<col width="156"></col>
<col width="117"></col>
<col span="3" width="146"></col>
<tbody>
<tr>
<td colspan="5" height="21">
<div>Waktu Aplikasi</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="98" height="21">Jenis Pupuk</td>
<td width="123">
<div>Olah Tanah (kg)</div>
</td>
<td width="160">
<div>10–14 hari ( kg )</div>
</td>
<td width="160">
<div>25–28 hari ( kg )</div>
</td>
<td width="160">
<div>42–45 hari ( kg )</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">Urea</td>
<td>
<div>10</div>
</td>
<td>
<div>4,5</div>
</td>
<td>
<div>4</div>
</td>
<td>
<div>4</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">SP-36</td>
<td>
<div>11,5</div>
</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">KCL</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
<td>
<div>5</div>
</td>
<td>
<div>6,5</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">POC NASA</td>
<td>
<div>20-40 ttp (siram)</div>
</td>
<td>
<div>4-8 ttp/tgk (semprot)</div>
</td>
<td>
<div>4-8 ttp/tgk (semprot)</div>
</td>
<td>
<div>4-8 ttp/tgk (semprot)</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="20">HORMONIK</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
<td>
<div>-</div>
</td>
<td>
<div>1 ttp/tgk campur NASA</div>
</td>
<td>
<div>1 ttp/tgk campur NASA</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="17"></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="5" height="22">Catatan : Dosis    produksi padi 0,8 – 1,1 ton/ 1000 M2  Gabah Kering Panen</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><em>Cara Penggunaan SUPER NASA &amp; POC NASA</em><br />
1. Pemberian SUPER NASA dengan cara dilarutkan dalam air secukupnya kemudian disiramkan ( hanya disiramkan) atau dicampur merata dengan pupuk dasar dan ditaburkan ke sawah dengan merata.<br />
2. Jika dengan POC NASA dicampur air secukupnya bisa disiramkan atau disemprotkan.<br />
3. Khusus SP-36 bisa dilarutkan SUPER NASA atau POC NASA, sedang pupuk makro lainnya disebar secara merata.<br />
<strong>G. PENGOLAHAN LAHAN RINGAN</strong><br />
Dilakukan pada umur 20 HST, bertujuan untuk sirkulasi udara dalam tanah, yaitu membuang gas beracun dan menyerap oksigen.<br />
<strong>H. PENYIANGAN</strong><br />
Penyiangan rumput-rumput liar seperti jajagoan, sunduk gangsir, teki dan eceng gondok dilakukan 3 kali umur 4 minggu, 35 dan 55. Khusus wilayah yang mengalami kesulitan tenaga kerja maka penyiangan dilakukan dengan memanfaatkan <strong>Herbisida selektif</strong>, disemprotkan pada umur 15-21 HST<br />
<strong>I.  PENGAIRAN</strong><br />
Penggenangan  air dilakukan pada fase awal pertumbuhan, pembentukan anakan,  pembungaan dan masa bunting. Sedangkan pengeringan hanya dilakukan pada  fase sebelum bunting bertujuan menghentikan pembentukan anakan dan fase  pemasakan biji untuk menyeragamkan dan mempercepat pemasakan biji.<br />
<strong>J. PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT</strong><br />
· <em>Hama putih (Nymphula depunctalis)</em><br />
Gejala:  menyerang daun bibit, kerusakan berupa titik-titik yang memanjang  sejajar tulang daun, ulat menggulung daun padi. Pengendalian: (1)  pengaturan air yang baik, penggunaan bibit sehat, melepaskan musuh  alami, menggugurkan tabung daun; (2) menggunakan BVR atau Pestona · <em>·Padi  Thrips  (Thrips oryzae)</em><br />
Gejala:  daun menggulung dan berwarna kuning sampai kemerahan, pertumbuhan bibit  terhambat, pada tanaman dewasa gabah tidak berisi. Pengendalian: BVR  atau Pestona.<br />
· <em>Wereng</em> penyerang batang padi: wereng padi  coklat (Nilaparvata lugens), wereng padi berpunggung putih (Sogatella    furcifera) dan  Wereng penyerang daun padi: wereng padi hijau  (Nephotettix apicalis dan N. impicticep).<br />
Merusak dengan cara  mengisap cairan batang padi dan dapat menularkan virus. Gejala: tanaman  padi menjadi kuning dan mengering, sekelompok tanaman seperti terbakar,  tanaman yang tidak mengering menjadi kerdil. Pengendalian: (1) bertanam  padi serempak, menggunakan varitas tahan wereng seperti IR 36, IR 48,  IR- 64, Cimanuk, Progo dsb, membersihkan lingkungan, melepas musuh alami  seperti laba-laba, kepinding dan kumbang lebah; (2) penyemprotan BVR<br />
· <em>Walang sangit (Leptocoriza acuta)</em><br />
Menyerang  buah padi yang masak susu. Gejala buah hampa atau berkualitas rendah  seperti berkerut, berwarna coklat dan tidak enak; pada daun terdapat  bercak bekas isapan dan bulir padi berbintik-bintik hitam.<br />
Pengendalian:  (1) bertanam serempak, peningkatankebersihan, mengumpulkan dan  memusnahkan telur, melepas musuh alami seperti jangkrik, laba-laba; (2)  penyemprotan BVR atau PESTONA<br />
·<em> Kepik hijau (Nezara viridula)</em><br />
Menyerang  batang dan buah padi. Gejala: pada batang tanaman terdapat bekas  tusukan, buah padi yang diserang memiliki noda bekas isapan dan  pertumbuhan tanaman terganggu. Pengendalian: mengumpulkan dan  memusnahkan telur-telurnya, penyemprotan BVR atau PESTONA<br />
·<em> Penggerek batang padi</em> terdiri atas: penggerek batang padi putih (Tryporhyza innotata), kuning  (T. incertulas), bergaris (Chilo supressalis) dan merah jambu (Sesamia  inferens). Menyerang batang dan pelepah daun. Gejala: pucuk tanaman  layu, kering berwarna kemerahan dan mudah dicabut, daun mengering dan  seluruh batang kering. Kerusakan pada tanaman muda disebut hama &#8220;sundep&#8221;  dan pada tanaman bunting (pengisian biji) disebut &#8220;beluk&#8221;.  Pengendalian: (1) menggunakan varitas tahan, meningkatkan kebersihan  lingkungan, menggenangi sawah selama 15 hari setelah panen agar  kepompong mati, membakar jerami; (2) menggunakan BVR atau PESTONA<br />
· <em>Hama tikus (Rattus argentiventer)</em><br />
Menyerang  batang muda (1-2 bulan) dan buah. Gejala: adanya tanaman padi yang  roboh pada petak sawah dan pada serangan hebat ditengah petak tidak ada  tanaman. Pengendalian: pergiliran tanaman, tanam serempak, sanitasi,  gropyokan, melepas musuh alami seperti ular dan burung hantu, penggunaan  NAT (Natural Aromatic).<br />
<em>· Burung</em><br />
Menyerang  menjelang panen, tangkai buah patah, biji berserakan. Pengendalian: mengusir dengan bunyi-bunyian atau orang-orangan.<br />
<em>· Penyakit Bercak daun coklat </em><br />
Penyebab: jamur Helmintosporium oryzae.<br />
Gejala:  menyerang pelepah, malai, buah yang baru tumbuh dan bibit yang baru  berkecambah. Biji berbercak-bercak coklat tetapi tetap berisi, padi  dewasa busuk kering, biji kecambah busuk dan kecambah mati.  Pengendalian: (1) merendam benih di air hangat + POC NASA, pemupukan  berimbang, tanam padi tahan penyakit ini.<br />
<em>· Penyakit Blast</em><br />
Penyebab:  jamur Pyricularia oryzae. Gejala: menyerang daun, buku pada malai dan  ujung tangkai malai. Daun, gelang buku, tangkai malai dan cabang di  dekat pangkal malai membusuk.<br />
Pemasakan makanan terhambat dan butiran  padi menjadi hampa. Pengendalian: (1) membakar sisa jerami, menggenangi  sawah, menanam varitas unggul Sentani, Cimandiri IR-48, IR-36,  pemberian pupuk N di saat pertengahan fase vegetatif dan fase  pembentukan bulir; (2) pemberian GLIO di awal tanam<br />
<em>· Busuk pelepah daun </em><br />
Penyebab:  jamur Rhizoctonia sp. Gejala: menyerang daun dan pelepah daun pada  tanaman yang telah membentuk anakan. Menyebabkan jumlah dan mutu gabah  menurun. Pengendalian: (1) menanam padi tahan penyakit (2) pemberian  GLIO pada saat pembentukan anakan<br />
<em>· Penyakit Fusarium </em><br />
Penyebab:  jamur Fusarium moniliforme. Gejala: menyerang malai dan biji muda  menjadi kecoklatan, daun terkulai, akar membusuk. Pengendalian:  merenggangkan jarak tanam, mencelupkan benih + POC NASA dan disebari  GLIO di lahan<br />
<em>·Penyakit kresek/hawar daun </em><br />
Penyebab:  bakteri Xanthomonas campestris pv oryzae) Gejala: menyerang daun dan  titik tumbuh. Terdapat garis-garis di antara tulang daun, garis melepuh  dan berisi cairan kehitam-hitaman, daun mengering dan mati.  Pengendalian: (1) menanam varitas tahan penyakit seperti IR 36, IR 46,  Cisadane, Cipunegara, menghindari luka mekanis, sanitasi lingkungan; (2)  pengendalian diawal dengan GLIO<br />
<em>· Penyakit kerdil</em><br />
Penyebab:  virus ditularkan oleh wereng coklat Nilaparvata lugens. Gejala:  menyerang semua bagian tanaman, daun menjadi pendek, sempit, berwarna  hijau kekuning-kuningan, batang pendek, buku-buku pendek, anakan banyak  tetapi kecil. Pengendalian: sulit dilakukan, usaha pencegahan dengan  memusnahkan tanaman yang terserang ada mengendalikan vector dengan BVR  atau PESTONA.<br />
<em>· Penyakit tungro</em><br />
Penyebab: virus yang  ditularkan oleh wereng hijau Nephotettix impicticeps. Gejala: menyerang  semua bagian tanaman, pertumbuhan tanaman kurang sempurna, daun kuning  hingga kecoklatan, jumlah tunas berkurang, pembungaan tertunda, malai  kecil dan tidak berisi. Pengendalian: menanam padi tahan wereng seperti  Kelara, IR 52, IR 36, IR 48, IR 54, IR 46, IR 42 dan mengendalikan  vektor virus dengan BVR.</p>
<p><strong>K.    PANEN DAN PASCA PANEN</strong><br />
·Panen dilakukan jika butir gabah 80 % menguning dan tangkainya menunduk<br />
· Alat yang digunakan ketam atau sabit<br />
· Setelah panen segera dirontokkan malainya dengan perontok mesin atau tenaga manusia<br />
· Usahakan kehilangan hasil panen seminimal mungkin<br />
· Dilakukan pengeringan dengan sinar matahari  2-3 hari<br />
· Setelah kering lalu digiling yaitu pemisahan gabah dari kulit bijinya.<br />
· Beras  siap  dikonsumsi.</p>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/teknis-budidaya/'>Teknis Budidaya</a>, <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/yok-tanam-padi/'>yok tanam padi</a> Tagged: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/tag/hormonik/'>hormonik</a>, <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/tag/padi/'>padi</a>, <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/tag/pestona/'>pestona</a>, <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/tag/poc-nasa/'>poc nasa</a>, <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/tag/supernasa/'>supernasa</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongtaniku.wordpress.com/1874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongtaniku.wordpress.com/1874/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongtaniku.wordpress.com/1874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongtaniku.wordpress.com/1874/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongtaniku.wordpress.com/1874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongtaniku.wordpress.com/1874/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongtaniku.wordpress.com/1874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongtaniku.wordpress.com/1874/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongtaniku.wordpress.com/1874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongtaniku.wordpress.com/1874/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongtaniku.wordpress.com/1874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongtaniku.wordpress.com/1874/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongtaniku.wordpress.com/1874/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongtaniku.wordpress.com/1874/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1874&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/03/31/budidaya-padi-sawah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>-2.531114 112.956200</georss:point>
		<geo:lat>-2.531114</geo:lat>
		<geo:long>112.956200</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ab982a4e6dcccf5363df106884f86e2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongtani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/03/ari.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Inpara 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sabahebat Malaysia gandeng Nasa terapkan teknologi pupuk organik</title>
		<link>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/03/30/sabahebat-malaysia-gandeng-nasa-terapkan-teknologi-pupuk-organik/</link>
		<comments>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/03/30/sabahebat-malaysia-gandeng-nasa-terapkan-teknologi-pupuk-organik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 06:34:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongtani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita sekitar kita]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk dan Pestisida Organik NASA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongtaniku.wordpress.com/?p=1871</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Alfin Arifin on Monday, 28 March 2011 YOGYAKARTA: Pengusaha perkebunan sawit Malaysia menggandeng PT Natural Nusantara (Nasa) untuk mengembangkan teknologi pupuk organik sebagai pilot projec percontohan awal.yang bakal berkelanjutan. Investment &#38; Business Developmet Director Sabahebat SDN BHD, Raden Bin Kakung yang berasal dari negara bagian Sabah Malaysia mengatakan kerja sama ini pada tahap awal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1871&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Alfin Arifin on Monday, 28 March 2011</p>
<p>YOGYAKARTA: Pengusaha perkebunan sawit Malaysia menggandeng PT Natural Nusantara (Nasa) untuk mengembangkan teknologi pupuk organik sebagai pilot projec percontohan awal.yang bakal berkelanjutan.</p>
<p>Investment &amp; Business Developmet Director Sabahebat SDN BHD, Raden Bin Kakung yang berasal dari negara bagian Sabah Malaysia mengatakan kerja sama ini pada tahap awal bentuknya pilot project atau percontohan.</p>
<p>“Proyek itu lebid dulukukan pada penerapan teknologi pupuk organik untuk lahan kelapa sawit seluas 40 hektare, kemduian akan dilanjutkan setelah hasil  baik,” ujarnya usai menandatangi kerja sama dengan Nasa di Yogyakarta, kemarin.<span id="more-1871"></span></p>
<p>PT Nasa juga sekaliguis akan menjadi konsultannya, sesuai bidang perusahaan tersebut yang bergerak pada pengembangan teknologi pupuk organik.</p>
<p>PT Nasa, lanjutnya, telah mengambil sample tanah di lahan perkebunan di laysia untuk penerapan teknologi pupuk organik itu di lahan percontohan yang telah disediakan.</p>
<p>“Jka hasilnya dalam setahun ini baik, kerja sama akan terus berlanjut dan bisa lebih jauh lagi di perluas di Malaysia,” tuturnya.</p>
<p>Raden Bin Kakung mengatakan kerja sama ini merupakan inisiatif dari pengusaha Malaysia yang berawal dari bisnis talk di Malaysia, kemudian ada penawaran mengenai penerapan teknologi pupuk organik itu hingga mereka berminat untuk beker jasama dengan Nasa pengusaha dari DIY.</p>
<p>“Dalam kerja sama ini kami mengajak delapan pengusaha dari empat perusahaan yang berbeda. Nanti juga ada potensi lebih dikembangkan lagi seperti trading hardware, semen, dan lainnya,” tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur PT Natural Nusantara, Hana Indra Kusuma mengatakan dalam kerja sama ini pihaknya diminta oleh PT Sabahebat SDN BHD untuk mengirim teknologi pupuk organik sekaligus menjadi  konsultan.</p>
<p>“Selain pupuk organik untuk perkebunan kelapa sawit, perusahaan asal negara bagian Sabah Malaysia juga menginginkan PT Nasa untuk menjadi konsultan pada pembangunan perkebunan pangan dengan sistem teknologi tercepat, tiap hari tanam tiap hari panen,”jelasnya.</p>
<p>Menurut dia, kalau berjalan dengan baik, kerja sama ini kemudian baru membicarakan nilai atau profit,  karena potensinya yang digarap merupakan lahan perkebunan seluas ratusan ribu hektare. “Tentunya potensi ini sangat besar jika dibanding kepemilikan lahan oleh pengusaha Indonesia.”</p>
<p>Hana mengungkapkan teknologi pupuk organik yang dikembangkan perisahaanya memiliki banyak keunggulan di antaranya sangat efisien karena 1 liter pupuk organik cair sama dengan 1 ton pupuk kandang, sedangkan pupuk organik padat 1 kg sama dengan 3 ton pupuk kandang.</p>
<p>Selain itu, lanjutnya, teknologi pupuk organik itu juga dinilai cukup ekonomis karena peningkatan hasilnya tinggi. Misalnya dengan biaya yang sama per hektar peningkatan produksi bisa sebesar 40%-100 % jika dibandingkan dengan pupuk biasa.</p>
<p>“Kami mampu membuktikan keunggulananya, karena kami telah melakukan reseach &amp; development dalam pengembahan teknologi pupuk organik ini,” tuturnya.</p>
<p>Nasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Agrokompleks (pertanian, perikanan, dan peternakan) yang bermarkas di jalan Ringroad Barat Sleman DIY dan berdiri sejak 1996 serta mengibarkan bendera dengan nama PT Nasa sejak 2002.</p>
<p>Sebelumnya, kerja sama telah dilakukan dengan perusahaan asing seperti negara bagian Serawak Malaysia, Brunei Darussalam dan Amerika.<br />
Sumber : BISNIS JATENG</p>
<br />Filed under: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/berita-sekitar-kita/'>Berita sekitar kita</a>, <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/pupuk-dan-pestisida-organik-nasa/'>Pupuk dan Pestisida Organik NASA</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongtaniku.wordpress.com/1871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongtaniku.wordpress.com/1871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongtaniku.wordpress.com/1871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongtaniku.wordpress.com/1871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongtaniku.wordpress.com/1871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongtaniku.wordpress.com/1871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongtaniku.wordpress.com/1871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongtaniku.wordpress.com/1871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongtaniku.wordpress.com/1871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongtaniku.wordpress.com/1871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongtaniku.wordpress.com/1871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongtaniku.wordpress.com/1871/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongtaniku.wordpress.com/1871/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongtaniku.wordpress.com/1871/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1871&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/03/30/sabahebat-malaysia-gandeng-nasa-terapkan-teknologi-pupuk-organik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-2.531114 112.956200</georss:point>
		<geo:lat>-2.531114</geo:lat>
		<geo:long>112.956200</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ab982a4e6dcccf5363df106884f86e2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongtani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PADI INPARI 13, TAHAN WERENG COKLAT</title>
		<link>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/02/21/padi-inpari-13-tahan-wereng-coklat/</link>
		<comments>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/02/21/padi-inpari-13-tahan-wereng-coklat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 15:52:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongtani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita sekitar kita]]></category>
		<category><![CDATA[yok tanam padi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongtaniku.wordpress.com/?p=1851</guid>
		<description><![CDATA[Inpari 13 Tahan Wereng Coklat Anomali iklim dengan frekuensi hujan terus-menerus setiap hari yang terjadi beberapa bulan belakangan ini menyebabkan kelembaban udara tinggi sehingga berpotensi memicu pertumbuhan hama wereng batang coklat (WBC) pada pertanaman padi. “Jika perkembangannya tidak bisa dikendalikan maka bisa memicu peningkatan populasi yang menyebabkan meledaknya intensitas serangan. Ini bisa menyebabkan puso“, jar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1851&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>
<div id="attachment_1852" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/02/img00514-20110218-1618.jpg"><img class="size-medium wp-image-1852" title="Tanam Inpari 13" src="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/02/img00514-20110218-1618.jpg?w=300&#038;h=225" alt="start tanam Inpari 13 on 18 Peb 2011" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">sosialisasi varietas Inpari 13</p></div>
<p>Inpari 13 Tahan Wereng Coklat</h2>
<p>Anomali iklim dengan frekuensi hujan terus-menerus setiap hari yang  terjadi beberapa bulan belakangan ini menyebabkan kelembaban udara  tinggi sehingga berpotensi memicu pertumbuhan hama wereng batang coklat  (WBC) pada pertanaman padi.</p>
<p>“Jika perkembangannya tidak bisa dikendalikan maka bisa memicu  peningkatan populasi yang menyebabkan meledaknya intensitas serangan.  Ini bisa menyebabkan puso“, jar Ir. Sudir, Staf Ahli Hama Penyakit dan  Proteksi Tanaman, Balai Besar Padi, Sukamandi Subang.</p>
<p>Sudir mengatakan populasi tinggi WBC dapat menyebabkan daun berubah  kuning oranye sebelum menjadi coklat dan mati. Kondisi ini disebut  hopperburn dan membunuh tanaman. Wereng batang coklat juga dapat  menularkan penyakit kerdil hampa dan kerdil rumput yang sampai saat ini  tidak bisa diobati. Pada kepadatan 1 wereng coklat per batang atau  kurang, masih ada peluang untuk bertindak guna menekan populasi.</p>
<p>Penggunaan benih padi varietas tahan serangan WBC merupakan salah  satu cara utama untuk mencegah dan mengatasi puso akibat serangan hama  ini. Saat ini BB-Padi telah mengeluarkan varietas padi Inpari 13 yang  tahan terhadap serangan WBC biotipe 1, 2 dan 3.<span id="more-1851"></span></p>
<p>Keunggulan lainnya dari varietas ini adalah potensi hasil tanaman  yang tinggi, sekitar 8 ton per hektar, umur tanaman genjah sekitar 103  hari, tahan terhadap penyakit blas ras 033 dan agak tahan terhadap ras  133, 073 dan 173, cocok ditanam di ekosistem sawah tadah hujan dataran  rendah sampai ketinggian 600 m dpl dan tekstur beras yang dihasilkan  lebih pulen.</p>
<p>Selain menerapkan varietas unggul, pencegahan WBC dapat dilakukan  dengan penerapan teknik budidaya yang baik seperti bersihkan gulma dari  sawah dan areal sekitarnya, hindari penggunaan pestisida secara tidak  tepat yang dapat menyebabkan terbunuhnya musuh alami, amati wereng di  persemaian setiap hari atau setiap minggu setelah tanam pindah pada  batang dan permukaan air, periksa kedua sisi persemaian.</p>
<p><strong>Sumber Sinar Tani</strong></p>
<p><strong>Potensi dan rata-rata hasil</strong></p>
<p style="text-align:left;">Inpari 13 merupakan varietas berumur sangat genjah dengan umur tanaman 103 hari. Inpari 13 ini memiliki rata-rata hasiI 6,59 t/ha (potensi hasiI 8,0 t/ha). Sedangkan Inpari 1, 2, 3, dan Inpari 6 Jete termasuk dalam klasifikasi varietas yang berumur genjah (105-124 hari).  Keempat varietas tersebut memiliki rata-rata hasiI di atas 5 t/ha. Inpari 1 dengan umur 108 hari memiliki rata-rata hasiI yang tinggi, sekitar  7,3 t/ha dengan potensi hasiI 10 t/ha.   Sedangkan Inpari 2 yang berumur 115 hari memiliki rata-rata hasiI 5,83 t/ha dengan potensi hasiI 7,30 t/ha. Inpari 3 yang dilepas pada tahun 2008 memiliki umur panen sekitar 110 hari, rata-rata hasiI panennya sebesar 6,05 t/ha atau setara dengan potensi hasiI 7,52 t/ha, sedangkan Inpari 6 jete bila ditanam di sawah dataran rendah sampai tinggi (±600 m dpl) memiliki rataratahasiI sebesar 6,82 t/ha (potensi hasiI 12 t/ha) dengan umur panen sekitar 118 hari.  IR66 merupakan varietas yang mempunyai ketahanan biotipe lengkap memiliki  rata-rata hasiI 4,5 t/ha atau setara dengan potensi hasiI 5,5 t/ha.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Mutu beras</strong></p>
<p style="text-align:left;">Selera konsumen di Indonesia sangat beragam, untuk daerah yang banyak  menyukai tekstur nasi pera dengan kadar amiIosa tinggi seperti Sumatera Barat, dapat menanam varietas tahan wereng cokelat IR66. Varietas tersebut memiIiki tekstur nasi pera dan kadar amilosa tinggi (25%). Varietas IR66 memiliki bentuk beras ramping. Masyarakat Indonesia di Pulau Jawa sebagian besar menyukai nasi yang pulen seperti nasi varietas IR64 dan Ciherang. Saat ini banyak pilihan varietas padi pulen yang tahan wereng cokelat di antaranya adalah Inpari 1, Inpari 2, Inpari 3, dan Inpari 13.</p>
<p style="text-align:left;">Keempat varietas tersebut mempunyai tekstur nasi pulen dan kadar  amiIosa sedang (20,1-25%).  Inpari 1 mempunyai kadar amilosa 22%, Inpari 2  18,55%, Inpari 3 20,57%, dan Inpari 13 22,40%. Varietas yang mempunyai kadar  amilosa lebih rendah adalah Inpari 6 Jete (kadar amiIosa 18%).  Bentuk beras yang banyak disukai konsumen adalah beras panjang dan ramping, seperti beras IR64 dan Ciherang.</p>
<p>Lain lagi dengan Inpari 2 yang diIepas pada tahun 2008, varietas tersebut memiliki bentuk beras panjang dan gemuk</p>
<br />Filed under: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/berita-sekitar-kita/'>Berita sekitar kita</a>, <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/yok-tanam-padi/'>yok tanam padi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongtaniku.wordpress.com/1851/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongtaniku.wordpress.com/1851/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongtaniku.wordpress.com/1851/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongtaniku.wordpress.com/1851/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongtaniku.wordpress.com/1851/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongtaniku.wordpress.com/1851/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongtaniku.wordpress.com/1851/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongtaniku.wordpress.com/1851/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongtaniku.wordpress.com/1851/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongtaniku.wordpress.com/1851/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongtaniku.wordpress.com/1851/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongtaniku.wordpress.com/1851/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongtaniku.wordpress.com/1851/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongtaniku.wordpress.com/1851/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1851&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/02/21/padi-inpari-13-tahan-wereng-coklat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		<georss:point>-2.531114 112.956200</georss:point>
		<geo:lat>-2.531114</geo:lat>
		<geo:long>112.956200</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ab982a4e6dcccf5363df106884f86e2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongtani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/02/img00514-20110218-1618.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Tanam Inpari 13</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SUPERNASA GRANULE</title>
		<link>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/02/18/supernasa-granule/</link>
		<comments>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/02/18/supernasa-granule/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Feb 2011 02:40:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongtani</dc:creator>
				<category><![CDATA[pupuk nasa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknis Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[NASA]]></category>
		<category><![CDATA[supernasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongtaniku.wordpress.com/?p=1841</guid>
		<description><![CDATA[Terobosan teknologi pupuk organik bentuk granule ( Granule Modern) : Kualitas tinggi : kandungan lengkap Praktis : dosis cukup 50 kg/ha Ekonomis : meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen, mengurangi pupuk NPK + 50 %, mengurangi biaya transport &#38; tenaga kerja karena dosis sedikit Formula khusus untuk semua jenis tanaman yang dibuat dari murni bahan-bahan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1841&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><a href="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/02/granule-spr.jpg"><img class="size-medium wp-image-1842 aligncenter" title="granule spr" src="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/02/granule-spr.jpg?w=300&#038;h=219" alt="supernasa granule" width="300" height="219" /></a>Terobosan teknologi pupuk organik bentuk granule ( Granule Modern) :</strong></p>
<ul>
<li>Kualitas      tinggi : kandungan lengkap</li>
<li>Praktis :      dosis cukup 50 kg/ha</li>
<li>Ekonomis :      meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen, mengurangi pupuk NPK + 50      %, mengurangi biaya transport &amp; tenaga kerja karena dosis sedikit</li>
</ul>
<p><strong>Formula khusus untuk semua jenis tanaman yang dibuat dari murni bahan-bahan organik dengan fungsi yaitu :</strong></p>
<p><strong>A. Fungsi Utama</strong></p>
<p><strong>1. Memperbaiki lahan &#8211; lahan yang rusak :</strong></p>
<p>- Meningkatkan kesuburan fisik : memperbaiki  tanah  yang keras  berangsur &#8211; angsur  menjadi gembur.</p>
<p>- Meningkatkan kesuburan khemis : memberikan semua jenis unsur makro,  unsur mikro, enzim dan ZPT yang dibutuhkan  bagi  tanaman.</p>
<p>- Meningkatkan kesuburan biologis : membantu perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat  bagi  tanaman.</p>
<p><strong>2. Mengurangi  jumlah penggunaan  pupuk  NPK ( Urea,  TSP dan KCl )  sebesar  +  50%. </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>B. Fungsi Lain :</strong></p>
<p>1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman.</p>
<p>2. Melarutkan sisa-sisa pupuk kimia dalam tanah, sehingga dapat dimanfaatkan  tanaman kembali.</p>
<p>3. Memacu pertumbuhan tanaman, merangsang pembungaan dan pembuahan serta mengurangi  kerontokan  bunga  dan buah.</p>
<p>4. Meningkatkan daya tahan tanaman karena kecukupan nutrisi yang dibutuhkan</p>
<p><strong>Kelebihan lain Pupuk Organik Granule Modern SUPERNASA-G (SUPER &#8211; G)</strong></p>
<ol>
<li>Bentuknya      mantap dan tidak mudah hancur</li>
<li>Tahan lama      dan mempermudah proses penyimpanan</li>
<li>Dengan      bentuk granule, aplikasi pupuk dapat dilakukan lebih mudah (bersamaan atau      terpisah dengan pupuk makro / NPK)</li>
<li>Formula      khusus sehingga tanaman dapat tumbuh dan berproduksi dengan hasil yang      optimal</li>
</ol>
<p><strong>Cara Penggunaan</strong></p>
<ol>
<li>Pupuk      Organik Granule Modern SUPER-G disebarkan merata ke lahan bersama pupuk      makro sebagai pupuk dasar sebelum tanam dan 30 hari setelah tanam untuk      tanaman pangan.</li>
<li>Pupuk      Organik Granule Modern SUPER-G disebarkan dalam barisan tanaman atau      sekitar lubang tanam di awal tanam untuk tanaman sayuran daun/buah.</li>
<li>Pupuk      Organik Granule Modern SUPER-G disebarkan   ( dibenamkan ke      dalam tanah + 10 cm lebih efektif ) melingkar selebar lingkaran tajuk      tanaman untuk tanaman buah-buahan, perkebunan dan kehutanan</li>
</ol>
<p><strong>Peruntukan</strong></p>
<p>Pupuk Organik Granule Modern SUPER-G sangat efektif digunakan untuk Tanaman Pangan, Horti, Perkebunan dan Kehutanan\</p>
<p><strong>Sifat Fisik</strong></p>
<p>Bentuk = Granul</p>
<p>Ukuran = 2 &#8211; 5 mm/butir</p>
<p>Kadar Air (%)  = 14.56 %</p>
<p>Kemasan = @10kg/zak</p>
<p><a href="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/02/daftar-dosis-spr-granule.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1843" title="daftar dosis spr granule" src="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/02/daftar-dosis-spr-granule.jpg?w=500" alt=""   /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tabel dosis pemakaian<br />
Pupuk Organik Granule Modern SUPERNASA &#8211; G</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />Filed under: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/pupuk-nasa/'>pupuk nasa</a>, <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/teknis-budidaya/'>Teknis Budidaya</a> Tagged: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/tag/nasa/'>NASA</a>, <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/tag/supernasa/'>supernasa</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongtaniku.wordpress.com/1841/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongtaniku.wordpress.com/1841/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongtaniku.wordpress.com/1841/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongtaniku.wordpress.com/1841/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongtaniku.wordpress.com/1841/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongtaniku.wordpress.com/1841/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongtaniku.wordpress.com/1841/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongtaniku.wordpress.com/1841/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongtaniku.wordpress.com/1841/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongtaniku.wordpress.com/1841/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongtaniku.wordpress.com/1841/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongtaniku.wordpress.com/1841/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongtaniku.wordpress.com/1841/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongtaniku.wordpress.com/1841/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1841&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/02/18/supernasa-granule/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		<georss:point>-2.531114 112.956200</georss:point>
		<geo:lat>-2.531114</geo:lat>
		<geo:long>112.956200</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ab982a4e6dcccf5363df106884f86e2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongtani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/02/granule-spr.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">granule spr</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wongtaniku.files.wordpress.com/2011/02/daftar-dosis-spr-granule.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">daftar dosis spr granule</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TANAMAN PEMBAWA KEBERUNTUNGAN ????</title>
		<link>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/02/11/tanaman-pembawa-keberuntungan/</link>
		<comments>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/02/11/tanaman-pembawa-keberuntungan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2011 18:07:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongtani</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita sekitar kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongtaniku.wordpress.com/?p=1837</guid>
		<description><![CDATA[Boleh percaya, boleh tidak. Ada beberapa tanaman yang dipercaya membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Hm&#8230;penasaran apa saja? Boleh percaya, boleh tidak. Ada beberapa tanaman yang dipercaya membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Hm&#8230;penasaran apa saja? 1.Pachira (Pachira aquatica) Di barat disebut Money Tree atau pohon uang. Bentuknya mungil, tinggi sekitar 25-30 cm. Dipercaya bisa membawa pengaruh yang baik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1837&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Boleh percaya, boleh tidak. Ada beberapa tanaman yang dipercaya membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Hm&#8230;penasaran apa saja?</p>
<p>Boleh percaya, boleh tidak. Ada beberapa tanaman yang dipercaya membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Hm&#8230;penasaran apa saja?</p>
<p>1.Pachira (Pachira aquatica)<br />
Di barat disebut Money Tree atau pohon uang. Bentuknya mungil, tinggi  sekitar 25-30 cm. Dipercaya bisa membawa pengaruh yang baik untuk  kesehatan, keberuntungan, dan panjang umur. Daunnya terdiri dari 5 jari  dengan ujung yang lancip menyerupai tangan manusia. Pohon yang terkepang  ini maksudnya untuk menampung rezeki yang masuk. Tempatkan di ruang  tamu.</p>
<p>2. Bambu rezeki (Dracaena)<br />
Tanaman ini dipercaya berpotensi membawa hal baik. Tempatkan di ruang keluarga, jika memungkinkan dekat jendela.</p>
<p>3. Sri Rezeki (Aglaonema)<br />
Menilik namanya tanaman ini mengundang keberuntungan, pembawa hoki.  Seperti halnya ikan lou han, semakin jelas goresan, totol, atau warna  yang muncul di daun, akan semakin mendatangkan keberuntungan bagi  pemiliknya. Warna kuning (warna emas) dipercaya membawa rezeki. Letakkan  di teras depan.</p>
<p>4. Anthurium<br />
Daun anthurium yang berkilau menjadikan tanaman hias ini simbol  kejayaan. Tak hanya cantik diletakkan di teras, anthurium pun bagus  disimpan di atas meja.</p>
<p>5. Krisan (Chrysanthemum)<br />
Dipercaya memiliki kekuatan magis yaitu membuat orang muda selamanya. Bisa ditanam di halaman atau pot.</p>
<p>6. Jeruk emas (jin ju)<br />
Buahnya sangat banyak dan berwarna kuning. Biasanya dibagikan saat  imlek. Dipercaya yang menerima akan mendapat kesuksesan dan kekayaan.</p>
<br />Filed under: <a href='http://wongtaniku.wordpress.com/category/berita-sekitar-kita/'>Berita sekitar kita</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongtaniku.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongtaniku.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongtaniku.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongtaniku.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongtaniku.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongtaniku.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongtaniku.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongtaniku.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongtaniku.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongtaniku.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongtaniku.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongtaniku.wordpress.com/1837/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongtaniku.wordpress.com/1837/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongtaniku.wordpress.com/1837/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongtaniku.wordpress.com&amp;blog=5874913&amp;post=1837&amp;subd=wongtaniku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongtaniku.wordpress.com/2011/02/11/tanaman-pembawa-keberuntungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>-2.531114 112.956200</georss:point>
		<geo:lat>-2.531114</geo:lat>
		<geo:long>112.956200</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6ab982a4e6dcccf5363df106884f86e2?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongtani</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
