Oleh: Ari Sampit/wongtani | 4 Januari 2009

POC NASA


Formula khusus terutama untuk tanaman juga peternakan dan perikanan yang dibuat murni dari bahan-bahan organik dengan fungsi multiguna :

1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman serta kelestarian lingkungan/tanah ( aspek K- 3 : Kuantitas – Kualitas- Kelestarian ).
2. Menjadikan tanah yang keras berangsur – angsur menjadi gembur.
3. Melarutkan sisa pupuk kimia di tanah (dapat dimanfaatkan tanaman).
4. Memberikan semua jenis unsur makro dan unsur mikro lengkap.
5. Dapat mengurangi penggunaan Urea, SP-36 dan KCl + 12,5% – 25%
6. Setiap 1 liter POC NASA memiliki fungsi unsur hara mikro setara dengan 1 ton pupuk kandang.
7. Memacu pertumbuhan tanaman dan akar, merangsang pengumbian, pembungaan dan pembuahan serta mengurangi kerontokan bunga dan buah( mengandung hormon/ZPT Auksin, Giberellin dan Sitokinin).
8. Membantu perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman (cacing tanah, Penicilium glaucum dll).
9. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit
10.Meningkatkan bobot unggas (ayam, bebek, dll), ternak besar (sapi, kambing,dll), ikan serta udang.
11.Meningkatkan nafsu makan unggas, ternak dan ikan/udang.
12.Membantu pembentukan pakan alami ikan dan udang (plankton).

KOMODITI

DOSIS

WAKTU

CARA

Tanaman Pangan

(Padi, jagung, kedelai dll)

Tanaman Hortikultura

(cabai, tomat, kentang, kobis, tembakau dll)

0,5 – 2 botol (20 – 80 tutup)

(per 1000 m2)

1 – 2 hari sebelum tanam

Disiramkan.

Setelah tanam sebelum panen (per 1000 m2) : semprot ke daun 4-5 kali (2 minggu sekali) dengan dosis tiap penyemprotan 4-6 tutup botol/tanki, atau disemprot sebanyak 8-10 kali (1 minggu sekali) dengan dosis tiap penyemprotan 4 tutup botol/tanki. Penambahan HORMONIK 1 tutup/tanki akan lebih baik.

Tanaman hias

2-5 cc/lt. Air/tanaman

2-3 minggu sekali

Disiramkan/disemprotkan

Buah-buahan dan

Tanaman perkebunan

30-60 cc/5-10 lt. air/tanaman

1-3 bulan sekali

Disiramkan

Bibit buah-buahan,

Tanaman perkebunan dan

kehutanan

1-2 cc/5-1 lt air/bibit

2-4 minggu sekali

Disiramkan

Tebu

250-500 cc/50-100 lt air/1000m2

125-250 cc/50-100 lt air/1000m2

125-250 cc/50-100 lt air/1000m2

Saat tanam

Umur 1 bulan

Umur 3 bulan

Disiramkan

Disemprotkan

Disemprotkan

Teh

25-75 cc/10 lt air/1000m2

7 hari sekali

Disemprotkan

Ayam

2-4 cc/lt. Air/hari

1 hari sampai potong

Campur air minum

Sapi

5-15 cc/lt. Air/1-5 hari

Anakan sampai potong

Campur air minum

Ikan

2-5 cc/100cc. Air/1 kg pakan

Setiap pemberian pakan

Campur pakan & tiriskan dulu

Udang/bandeng

10-30 lt/ha/siklus

Saat pengolahan lahan

disiramkan

Penggunaan N,P,K sesuai dosis rekomendasi setempat atau dapt dikurangi maksimal

±25% dari dosis rekomendasi. “ Volume 1 tutup :± 12,5 cc

Sumber : www.natruralnusantara.co.id


Responses

  1. […] Poc Nasa, Pupuk organik cair Nasa (Nusantara Subur alami) ini senantiasa tidak lepas perannya di setiap […]

    Suka

  2. […] Poc Nasa, Pupuk organik cair Nasa (Nusantara Subur alami) ini senantiasa tidak lepas perannya di setiap […]

    Suka

  3. […] POC NASA […]

    Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: