Oleh: Ari Sampit/wongtani | 9 Januari 2009

Jagung Berisi Penuh

BUAH JAGUNG PENUH dan PANJANG

“Jagung jauh lebih panjang dan penuh.Padahal biasanya tidak seperti ini.Saya merasa senang,karena pada musim ini sangat kurang air,awalnya saya pikir malah tidak berbuah”ujar Pak Rahyono dari Temanggung.

Pak Rahyono,petani dari Sosoran,Candi Mulyo,Kedu,Temanggung memang merasakan perbedaan yang mencolok pada tanaman jagungnya setelah memakai Produk NASA.Pak Rahyono adalah salah satu petani maju di daerahnya,mengingat selain bercocok tanama,beliau juga PNS di kebun benih padi Sri Makarti,Kec Kedu,Temanggung.Dengan pengetahuannya selama bercocok tanam dan bekerja di balai benih,Pak Rahyono tentu selektif dalam memilih pupuk.”Yang membuat saya tertarik memakai Produk NASA,adalah karena komposisinya yang lengkap dan pupuk resmi karena ada ijinnya”.

Pak Rahyono menanam jagung jenis hibrida,di lahan seluas 3000 m2,yang ditanami sekitar 6000 tanaman.Dari pengamatan Pak Rahyono setelah memakai Produk NASA daun jauh lebih lebar,pertumbuhan tanaman lebih cepat,tanaman lebih tinggi dan yang lebih menyenangkan adalah tongkol jagung lebih penuh dan rapat.Satu hal lagi yang sangat mengherankan adalah rata-rata tumbuh 2 tongkol jagung yang sama besarnya pada setiap tanamannya,padahal benih yang ditanam adalah tongkol satu.Diperkirakan fenomena ini adalah efek dari Produk NASA terutama pengaruh dari Hormon pertumbuhannya.Rata-rata panjang tongkol mencapai 23 cm-27 cm dan kelilingnya mencapai 20 cm-23 cm.

Pak Rahyono juga menjelaskan bahwa setelah menggunakan Produk NASA ternyata biaya produksi bisa ditekan,terutama dari sisi pupuk kimianya.Untuk luasan 3000 m2 ini Pak Rahyono hanya menghabiskan 200 kg Urea,75 Kg TSP dan 50 Kg KCL dan sama sekali tidak memakai pupuk kandang.Padahal biasanya,untuk lahan yang sama,mengahabiskan 450 kg Urea,200 Kg TSP dan 100 Kg KCL.Sehingga bisa diambil kesimpulan ,dengan menggunakan Produk NASA bisa menghemat penggunaan pupuk kimia 50%,sementara hasil panennya tidak mengalami penurunan,bahkan meningkat.

Sementara untuk Produk NASA,Pak Rahyono hanya memakai 2 botol POC NASA dan 2 botol HORMONIK.Dosis dan cara pemakaiannya pada umur 15 hari disemprot 3 tutup POC NASA dan 1 tutup HORMONIK per-tangki.Pada umur 30 dan 45 hari disemprot dengan dosis 6 tutup POC NASA dan 2 tutup HORMONIK.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: