Oleh: Ari Sampit/wongtani | 25 Oktober 2014

Rejeki Hujan, Rejekinya Petani Nasa

memulai

Memulai bagi sebagian orang adalah sesuatu yang kurang menyenangkan, namun bagi petani sayuran sampit memulai adalah hal yang menggembirakan. Menyambut hujan yang mulai menampakkan diri setelah beberapa bulan ditelan asap, teman petani mencuri start memuali lebih dahulu dengan menanam secepatnya. Minimum olah tanah, harapan tercukupi air dan persiapan pupuk makro mikro organik (Nasa) dan anorganik mas Herman meyakinkan diri mendahului tanam Timun dibekas tanaman tomat yang mengalami kerugian akibat kemarau panjang.

Prediksi boleh di utarakan namun keberanian memulai dan aksion tak semua dimiliki orang. ” Saya duluan pak ketimbang keduluan hujan dan banyak yang tanam ” dengan harapan panen harga lebih bersahabat seperti saat sekarang Timun tembus Rp. 6000/kg. Aamiin….Rejeki hujan rejekinya petani Nasa dan distributor Nasa.

Timun


Responses

  1. ngomong2 tentang timun, pernah ketika saya makan timun kok ada yang rasanya pahit ya? apakah karena timun tsb terkena hama atau apa?

    Suka

    • Jenis benih/varietasnya ada timun yang memang terasa pahit terutama di ujungnya

      Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: